
MTsN 1 HSU – Dalam rangka memulihkan fungsi ekologis dan edukatif lingkungan madrasah, tenaga pendidik dan kependidikan (PTK) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan pembersihan dan revitalisasi area apotek hidup, Jumat (5/6/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Urusan Tata Usaha, Saifudin, S.Pd.I, tersebut melibatkan seluruh staf tata usaha dan sejumlah guru madrasah.Lokasi yang menjadi sasaran kegiatan adalah area apotek hidup yang terletak di depan ruang perpustakaan madrasah. Kondisi area tersebut dinilai sudah tidak terawat, ditandai dengan meluasnya pertumbuhan rumput liar yang menghimpit tanaman obat yang ada, serta berkurangnya koleksi tanaman obat secara signifikan. Hal ini mendorong pihak madrasah untuk segera mengambil langkah pembenahan secara menyeluruh.Kegiatan ini tidak sekadar bersifat fisik, namun juga memiliki dimensi pendidikan yang kuat.
Apotek hidup madrasah dirancang sebagai laboratorium alam terbuka bagi para siswa untuk mengenal, mempelajari, dan memahami manfaat berbagai jenis tanaman obat tradisional secara langsung. Dengan pulihnya area ini, diharapkan proses pembelajaran berbasis lingkungan (environment-based learning) dapat kembali berjalan secara optimal sebagai bagian dari program madrasah sehat dan madrasah adiwiyata.Selain itu, keberadaan apotek hidup juga sejalan dengan program pemanfaatan lahan madrasah secara produktif, serta mendukung kesadaran warga madrasah terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui tanaman obat alami sebagai bagian dari kearifan lokal yang perlu dilestarikan.Saifudin, S.Pd.I selaku Plt. Kaur Tata Usaha menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, hijau, dan bermanfaat.”Kita ingin area apotek hidup ini benar-benar hidup kembali, bukan hanya nama. Setelah dibersihkan dari rumput liar, kita akan segera isi kembali dengan berbagai tanaman obat yang berguna, supaya siswa-siswi kita bisa belajar langsung mengenal tanaman obat di lingkungan madrasah mereka sendiri,” ujar Saifudin.Senada dengan itu, salah seorang guru MTsN 1 HSU, Drs. H. Abd. Aziz, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap program revitalisasi ini. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya bermanfaat dari sisi estetika lingkungan, tetapi juga memiliki nilai pedagogis yang tinggi.”Apotek hidup ini adalah salah satu aset pendidikan yang sangat berharga bagi madrasah kita.
Dengan adanya tanaman obat yang terawat, guru-guru bisa mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran IPA dan juga pendidikan lingkungan hidup. Semoga ke depannya area ini bisa terus dijaga bersama-sama,” kata Drs. H. Abd. Aziz.Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terwujudnya kembali area apotek hidup yang bersih, tertata rapi, dan kaya dengan koleksi tanaman obat baru. Pihak madrasah berencana menanam kembali berbagai jenis tanaman obat seperti jahe, kunyit, lidah buaya, sambiloto, dan berbagai tanaman herbal lainnya yang memiliki nilai medis dan edukatif tinggi.Kegiatan revitalisasi ini mendapat sambutan positif dari seluruh warga madrasah dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin dalam program pemeliharaan lingkungan MTsN 1 Hulu Sungai Utara ke depannya. (Rep/Ft: Masitah)
