
Amuntai –MTsN 1 HSU- Saifudin, S.Pd.I., Operator Education Management Information System (EMIS) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU), membantu seorang wali murid memperbaiki data siswa yang mengalami masalah sinkronisasi, Rabu (21/01/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang Tata Usaha madrasah tersebut membahas kasus Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda pada data Muhammad Yugi, siswa kelas VIII C.
Permasalahan NIK ganda menjadi kendala serius dalam sistem pendataan siswa karena dapat menghambat proses administrasi kependidikan, termasuk pendaftaran ujian dan pengelolaan data siswa secara nasional. Kondisi ini mengharuskan pihak madrasah segera melakukan pembenahan data agar sistem dapat berjalan dengan baik.
Dalam pertemuan tersebut, Saifudin dengan sabar menjelaskan kronologi permasalahan yang terjadi pada data M. Yugi beserta solusi terbaik yang dapat dilakukan oleh wali siswa untuk mengatasinya.
“Kami menemukan adanya duplikasi NIK dalam sistem, sehingga data Muhammad Yugi tidak dapat tersinkronisasi dengan baik. Solusi terbaiknya adalah wali murid perlu membawa dokumen asli untuk kami verifikasi dan lakukan pembaruan data di sistem EMIS, jika masih tidak bisa maka wali siswa kami minta untuk ke dukcapil meminta data yang valid dari sana,” jelas Saifudin.
Ibunda Muhammad Yugi mengaku bersyukur mendapatkan bantuan dari pihak madrasah dalam menyelesaikan persoalan administratif anaknya. “Alhamdulillah, Pak Saifudin menjelaskan dengan detail dan sabar. Saya jadi paham apa yang harus saya lakukan untuk memperbaiki data anak saya. Besok saya akan bawa dokumen yang diperlukan,” ujarnya.
Kepala MTsN 1 HSU, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., melalui kebijakan madrasahnya, terus mendorong seluruh operator dan tenaga kependidikan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada wali murid dalam urusan administrasi siswa. Diharapkan dengan penanganan yang cepat dan tepat, data seluruh siswa dapat tervalidasi dengan baik sehingga tidak menghambat proses pendidikan ke depannya.
Pihak madrasah menargetkan penyelesaian masalah NIK ganda dan berbagai persoalan data siswa lainnya dapat tuntas dalam waktu dekat, sehingga seluruh data siswa MTsN 1 HSU tersinkronisasi sempurna dalam sistem EMIS Kementerian Agama. (Rep/Ft: Masitah)
