Amuntai, HSU — MTsN 1 Hulu Sungai Utara menggelar kegiatan Simulasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat SMP pada Rabu (20/5/2026) bertempat di ruang kelas madrasah. Sebanyak 15 siswa pilihan dari kelas VII dan VIII mengikuti simulasi yang berlangsung dalam tiga sesi sesuai tiga mata pelajaran yang diujikan pada OSN 2026. Kegiatan ini didampingi langsung oleh Agustina Fatmawati, S.Pd., M.Pd., selaku guru pendamping yang membimbing para peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi bergengsi tersebut dan Kamrani sebagai proktor OSN.

OSN merupakan ajang kompetisi sains tahunan bergengsi yang diikuti oleh siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional. Kegiatan simulasi ini diselenggarakan sebagai langkah strategis madrasah dalam mempersiapkan peserta didiknya secara lebih terstruktur dan terukur sebelum menghadapi seleksi OSN yang sesungguhnya. Dengan menghadirkan suasana ujian yang menyerupai kondisi nyata, para siswa diharapkan dapat mengukur kemampuan diri, mengidentifikasi kelemahan, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam mengerjakan soal-soal berstandar olimpiade.

Simulasi berlangsung dalam tiga sesi terpisah, masing-masing sesi mengujikan satu mata pelajaran yang menjadi cabang OSN tingkat SMP tahun 2026. Para peserta mengerjakan soal-soal dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan dengan standar OSN, mulai dari soal penalaran hingga soal aplikasi konsep yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan analitis tinggi. Suasana simulasi berlangsung tertib dan kondusif, mencerminkan keseriusan para siswa dalam mengikuti setiap sesi yang diberikan.

Kepala MTsN 1 HSU, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan akademik unggulan madrasah yang dirancang secara berkelanjutan. “Simulasi OSN ini adalah wujud keseriusan kami dalam membina siswa-siswi terbaik madrasah. Kami ingin mereka tidak hanya pintar di kelas, tetapi juga siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Semoga melalui latihan yang terstruktur seperti ini, MTsN 1 HSU dapat mengharumkan nama kabupaten HSU di ajang OSN 2026,” ujarnya.

Guru pendamping, Agustina Fatmawati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa simulasi ini dirancang sedekat mungkin dengan kondisi ujian OSN yang sebenarnya. “Kami sengaja mengemas simulasi ini semirip mungkin dengan pelaksanaan OSN yang sesungguhnya, mulai dari alokasi waktu, format soal, hingga suasana ruangan. Tujuannya agar para siswa benar-benar terbiasa dan tidak gugup ketika menghadapi hari-H nanti. Saya melihat antusias dan kesungguhan yang luar biasa dari peserta hari ini, dan itu sangat menggembirakan,” ungkap Agustina.

Salah satu peserta simulasi, Zulfa Nor Aqila dari kelas VIII A, mengaku merasakan manfaat besar dari kegiatan tersebut. “Simulasi ini sangat membantu saya untuk mengetahui sejauh mana kemampuan saya dalam mengerjakan soal-soal OSN. Ada beberapa bagian yang masih perlu saya pelajari lebih dalam, tapi saya jadi tahu harus fokus belajar di mana. Saya semakin termotivasi untuk mempersiapkan diri lebih serius lagi,” tutur siswi kelas VIII A tersebut.

Melalui kegiatan simulasi ini, MTsN 1 HSU berharap seluruh peserta dapat menjalani proses persiapan yang optimal sehingga mampu tampil percaya diri dan meraih hasil terbaik pada seleksi OSN tingkat kabupaten. Lebih dari sekadar meraih juara, madrasah berharap pengalaman berkompetisi ini dapat membentuk karakter siswa yang gigih, tekun, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar prestasi di bidang akademik maupun bidang lainnya. (Rep/Ft: Masitah)