
Amuntai, MTsN 1 HSU — Menjelang berakhirnya pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU), Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Hernayati, S.Pd., mengimbau seluruh guru mata pelajaran untuk segera mengolah nilai harian dan nilai ujian siswa begitu ASAT resmi berakhir. Imbauan tersebut disampaikan langsung dari ruang kantor pada Senin (08/6/2026).
Hernayati menegaskan bahwa pengolahan nilai secara cepat dan tepat sangat penting agar proses penginputan nilai ke dalam Rapor Digital Madrasah (RDM) dapat segera dilakukan oleh masing-masing guru mata pelajaran dan wali kelas. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi sedini mungkin siswa-siswa yang memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sehingga persiapan soal ujian Remedial dapat dilakukan tepat waktu dan tidak menghambat keseluruhan jadwal akhir tahun ajaran.
“Kami minta kepada seluruh guru mata pelajaran untuk segera mengolah nilai begitu ASAT selesai. Ini penting agar kita bisa segera tahu siswa mana saja yang perlu mengikuti Remedial, dan guru bisa langsung menyiapkan soalnya tanpa harus menunggu lama,” tegas Hernayati.
Terkait mekanisme penerimaan nilai, Ketua Panitia ASAT, Drs. H. Abd. Aziz, menjelaskan bahwa panitia telah menerapkan sistem penyerahan nilai mentah secara harian kepada masing-masing guru mata pelajaran, yakni langsung setelah sesi ujian pada hari tersebut berakhir. Sistem ini dirancang agar guru dapat mengolah nilai secara bertahap sejak awal pelaksanaan ASAT, sehingga beban pengolahan nilai tidak menumpuk di akhir. Karena hari ini merupakan hari ujian tertulis terakhir, hanya tersisa satu mata pelajaran yang nilai mentahnya akan diserahkan panitia usai sesi ujian selesai. Sementara itu, untuk mata pelajaran praktik seperti PJOK dan Muatan Lokal Tahfizh Al-Qur’an, nilai langsung diambil oleh guru pengajar yang bersangkutan.
“Setiap hari setelah ujian selesai, nilai mentahnya langsung kami serahkan kepada guru mapel yang bersangkutan. Jadi sejak hari pertama ASAT, guru sudah bisa mulai mengolah nilainya secara bertahap. Hari ini adalah ujian tertulis terakhir, jadi tinggal satu mapel ini saja yang nilainya belum diserahkan. Untuk mapel praktik seperti PJOK dan Muatan Lokal, itu langsung diambil sendiri oleh guru pengajarnya,” jelas Drs. H. Abd. Aziz.
Dengan alur penerimaan nilai yang berjalan setiap hari sejak awal pelaksanaan ASAT, proses pengolahan nilai di MTsN 1 HSU dapat berjalan lebih ringan dan terstruktur. MTsN 1 HSU berharap seluruh proses penilaian akhir tahun dapat tuntas tepat waktu, sehingga Pembagian Rapor bagi siswa kelas VII dan VIII yang telah dijadwalkan pada 19 Juni 2026 dapat terlaksana sesuai rencana tanpa kendala berarti. (Rep/Ft: Masitah)
