
Hulu Sungai Utara, MTsN 1 HSU — Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan upacara bendera di lapangan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) pada Senin (15/6/2026). Di hadapan seluruh peserta upacara, Pembina Upacara Saudah, S.Pd.I menyampaikan dua pesan penting: mengajak siswa menjaga kebersihan lingkungan madrasah melalui gerakan LISA (Lihat Sampah Ambil), serta mengingatkan seluruh warga madrasah untuk memperbanyak amalan ibadah di penghujung tahun Hijriah 1447 H.
Dalam amanatnya, Saudah menekankan bahwa kebersihan bukan sekadar kewajiban rutinitas, melainkan bagian dari nilai keimanan yang harus tertanam sejak dini dalam diri setiap siswa. Gerakan LISA digagas sebagai pendekatan praktis dan sederhana agar siswa terbiasa bertindak tanpa harus diperintah — cukup dengan melihat sampah, langsung mengambil dan membuangnya pada tempatnya.
“Kalau kalian melihat sampah di mana saja, jangan tunggu orang lain yang mengambil. Itulah LISA — Lihat Sampah Ambil. Madrasah yang bersih adalah cerminan akhlak kita bersama,” tegas Saudah di hadapan para siswa.
Tak hanya soal kebersihan, Saudah juga mengingatkan seluruh siswa bahwa hari ini bertepatan dengan penghujung tahun Hijriah 1447 H. Ia mengajak para siswa untuk memanfaatkan waktu sore hingga malam hari dengan memperbanyak amalan-amalan sunnah, seperti dzikir, doa akhir tahun, muhasabah diri, serta membaca Al-Qur’an — sebagaimana dianjurkan dalam tradisi Islam.
“Malam ini adalah malam pergantian tahun Hijriah. Manfaatkan waktu sore dan malam ini dengan sebaik-baiknya. Perbanyak dzikir, baca doa akhir tahun, dan renungkan apa yang sudah kita lakukan selama setahun ini. Jadikan tahun baru sebagai momentum menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya dengan penuh kekhusyukan.
Kegiatan upacara bendera ini sejalan dengan visi MTsN 1 HSU dalam membentuk generasi madrasah yang berakhlak mulia, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan. Kepala Madrasah MTsN 1 HSU, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., selama ini konsisten mendorong pelaksanaan upacara bendera sebagai salah satu wahana pembinaan karakter siswa secara berkala dan terstruktur.
Dengan ditanamkannya kebiasaan LISA sejak dini, diharapkan seluruh siswa MTsN 1 HSU dapat menjadi teladan kebersihan, tidak hanya di lingkungan madrasah, tetapi juga di rumah dan masyarakat sekitarnya. Sementara itu, peringatan momentum akhir tahun Hijriah diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran spiritual siswa agar senantiasa mawas diri dan bersemangat dalam menjalani tahun yang baru dengan niat dan tekad yang lebih kuat. (Rep/Ft: Masitah)
