

Amuntai, Selasa (15/09/2026) — Pengawas Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), H. Syamsuddin, melakukan kunjungan kerja ke Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka refleksi hasil Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) tahun 2025 sekaligus sosialisasi program MAGIS (Madrasah Digital Supervision).
Kegiatan berlangsung di dua tempat berbeda dalam satu rangkaian kunjungan. Sesi pertama digelar di ruang Kepala Madrasah (Kamad), yang diisi dengan refleksi hasil PKKM 2025 bersama para koordinator PKKM. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan di ruang guru dengan agenda sosialisasi MAGIS yang diikuti oleh dewan guru MTsN 1 HSU.
Refleksi PKKM 2025 dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi menyeluruh atas kinerja kepemimpinan madrasah selama satu tahun terakhir. Melalui kegiatan ini, capaian-capaian yang telah diraih dapat dipetakan, sementara aspek-aspek yang masih memerlukan perbaikan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti. Setelah sesi refleksi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan teknis pengisian bukti dukung PKKM tahun ke-4 bagi para koordinator PKKM. Bimbingan ini bertujuan memastikan setiap indikator penilaian dilengkapi dengan bukti dukung yang valid dan sesuai ketentuan, sehingga proses penilaian kinerja kepala madrasah pada tahun keempat dapat berjalan lebih akurat dan akuntabel. Adapun sosialisasi MAGIS digelar untuk memperkenalkan sistem supervisi digital yang diharapkan mampu mempermudah proses pengawasan, meningkatkan akurasi data, serta mendukung transparansi dan efisiensi pembinaan madrasah ke depannya.
Kepala Madrasah MTsN 1 HSU, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kegiatan refleksi PKKM sangat penting sebagai bahan evaluasi bersama.
“Kami menyambut baik kegiatan refleksi ini. Hasil PKKM bukan sekadar angka penilaian, tetapi menjadi cermin bagi kami untuk terus memperbaiki kualitas manajemen dan pelayanan pendidikan di madrasah ini,” ujar Mujiburrahman.
Sementara itu, Pengawas MTs Kemenag Kabupaten HSU, H. Syamsuddin, menjelaskan bahwa kehadiran MAGIS merupakan langkah maju dalam modernisasi sistem pengawasan madrasah.
“MAGIS ini kita hadirkan agar proses supervisi tidak lagi manual dan memakan waktu lama. Dengan sistem digital, data madrasah bisa terpantau secara real time, sehingga pembinaan yang kami lakukan bisa lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” jelas H. Syamsuddin.
Kegiatan refleksi PKKM turut dihadiri oleh para koordinator PKKM dari MTsN 1 HSU. Salah satunya, Ahmad Yani, S.Pd., selaku Wakamad Kurikulum, turut menyampaikan tanggapannya usai mengikuti sesi refleksi tersebut.
“Refleksi seperti ini sangat membantu kami di bidang kurikulum untuk melihat kembali capaian dan kekurangan selama setahun terakhir. Ke depan, kami berharap sinergi antara madrasah dan pengawas semakin erat demi kemajuan mutu pendidikan di MTsN 1 HSU,” kata Ahmad Yani.
Melalui rangkaian kegiatan refleksi PKKM, bimbingan pengisian bukti dukung, dan sosialisasi MAGIS ini, diharapkan seluruh unsur pimpinan dan guru MTsN 1 HSU dapat lebih memahami arah pembinaan yang akan diterapkan Kemenag Kabupaten HSU. Selain itu, penerapan sistem MAGIS diharapkan dapat mendorong terciptanya tata kelola madrasah yang lebih transparan, efisien, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan bagi para murid di lingkungan MTsN 1 HSU. (Rep/Ft: Masitah)
