
Amuntai –MTsN 1 HSU – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara menggelar upacara bendera rutin pada Senin (29/9/2025) di lapangan madrasah. Kegiatan yang diikuti seluruh pendidik, tenaga kependidikan (PTK), dan siswa ini menjadi momentum untuk mengingatkan kembali peristiwa bersejarah Gerakan 30 September yang akan diperingati esok hari.
Pembina upacara, Ibu Hj. Fitri Hidayah, S.Ag, menyampaikan amanat khusus mengenai peristiwa G30S/PKI yang menewaskan tujuh pahlawan revolusi pada 30 September 1965. Dalam amanatnya, beliau mengajak para siswa untuk mengambil pelajaran berharga dari peristiwa kelam tersebut sebagai bekal dalam menghadapi tantangan zaman.
“Para siswa harus memahami bahwa peristiwa G30S/PKI bukan sekadar cerita sejarah, tetapi pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga ideologi Pancasila, persatuan bangsa, dan kewaspadaan terhadap ancaman yang dapat memecah belah negeri ini,” tegas Hj. Fitri Hidayah.
Beliau menjelaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi generasi muda untuk senantiasa bersikap kritis, tidak mudah terpengaruh ideologi radikal, serta menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur mempertahankan kemerdekaan. Pembina juga menekankan pentingnya membangun karakter yang kuat berdasarkan nilai-nilai agama dan Pancasila.
Lebih lanjut, Hj. Fitri Hidayah mengajak siswa untuk mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan akhlak mulia. “Kalian adalah generasi penerus bangsa. Tugas kalian adalah belajar dengan sungguh-sungguh, berakhlak baik, dan menjadi pemuda yang cinta tanah air,” tambahnya.
Upacara berlangsung hikmat dan penuh kekhusyukan. Seluruh peserta upacara tampak serius mendengarkan amanat pembina, mencerminkan kesadaran akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa MTsN 1 HSU dapat memetik hikmah dari sejarah dan menerapkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diakhiri dengan pembacaan doa dan menyanyikan lagu gugur bunga sebagai bentuk mengenang dan menghargai semangat para pahlawan dalam meraih prestasi dan membangun Indonesia yang lebih baik. (Rep/Ft: Masitah)
