
Amuntai — MTsN 1 HSU — Dua siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) kembali mengharumkan nama madrasah di kancah yang lebih luas. Zahra Munifa Afifah dari kelas VII A dan Zakiyah dari kelas VIII A resmi mengikuti Lomba Resensi Buku Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu (7/5/2026), didampingi oleh pembina mereka, Agustina Fatmawati, S.Pd., M.Pd.
Keikutsertaan kedua siswi ini merupakan kelanjutan dari prestasi yang sebelumnya telah diraih MTsN 1 HSU pada ajang serupa di tingkat kabupaten. Capaian di tingkat kabupaten tersebut membuka jalan bagi Zahra dan Zakiyah untuk melangkah lebih jauh dan bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Lomba ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan tampil percaya diri di tingkat provinsi.
Pelaksanaan lomba dilakukan dalam dua skema. Tahap pertama dilaksanakan secara daring melalui pengiriman video resensi buku yang diunggah ke platform YouTube. Selanjutnya, tahap offline akan digelar di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan pada 12 Mei 2026 mendatang, di mana para peserta akan tampil langsung di hadapan dewan juri.
Kepala Madrasah, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., menyampaikan dukungan penuh dan rasa bangganya atas keberanian kedua siswi tersebut dalam menghadapi tantangan di level yang lebih tinggi.
“Kami sangat bangga dengan semangat dan keberanian Zahra dan Zakiyah untuk terus melangkah lebih jauh. Ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga proses pembentukan karakter dan kepercayaan diri. Kami mendoakan yang terbaik dan berharap mereka bisa memberikan penampilan terbaik untuk mengharumkan nama MTsN 1 HSU di tingkat provinsi,” ujar Mujiburrahman.
Sementara itu, pembina lomba, Agustina Fatmawati, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa kedua siswi tersebut telah melalui proses persiapan yang serius sebelum terjun ke ajang provinsi ini.
“Zahra dan Zakiyah sudah berlatih dengan sungguh-sungguh. Mereka belajar bagaimana mengulas sebuah buku secara kritis, sistematis, dan menarik — baik dalam bentuk tulisan maupun penyampaian secara lisan di hadapan juri. Saya optimis mereka siap bersaing dan mampu memberikan yang terbaik,” ungkap Agustina.
Bagi Zahra, keikutsertaan di tingkat provinsi ini menyimpan makna tersendiri. Sebelumnya, ia telah mencoba peruntungan di Lomba Resensi Buku Tingkat Kabupaten HSU namun belum berhasil membawa pulang gelar juara. Pengalaman tersebut justru menjadi bahan bakar semangat yang mendorongnya untuk terus berbenah dan tidak menyerah.
“Waktu lomba tingkat kabupaten kemarin saya memang belum berhasil juara. Tapi saya tidak mau menyerah. Justru dari situ saya belajar banyak kekurangan saya dan berusaha memperbaikinya. Sekarang saya ingin membuktikan bahwa saya bisa tampil lebih baik di tingkat provinsi,” ujar Zahra dengan penuh tekad.
Dengan keikutsertaan ini, MTsN 1 HSU berharap Zahra dan Zakiyah dapat meraih hasil terbaik pada tahap offline tanggal 12 Mei mendatang. Lebih dari sekadar meraih juara, pengalaman bersaing di tingkat provinsi ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi keduanya untuk terus berkembang dan menginspirasi siswa-siswa lain di MTsN 1 HSU agar gemar membaca dan berani mengekspresikan gagasan melalui tulisan. (Rep/Ft: Masitah)
