

Amuntai, HSU — MTsN 1 Hulu Sungai Utara kembali menorehkan catatan prestasi membanggakan di bidang seni dan sastra. Dua siswi madrasah berhasil meraih predikat Juara Harapan dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara yang berlangsung pada Selasa (13/5/2026) bertempat di Dinas Pendidikan Kabupaten HSU. Nayla Azkiya dari kelas VIII C meraih Juara Harapan 2 pada cabang Menyanyi Solo, sementara Zulfa Nor Aqila berhasil meraih Juara Harapan 3 pada cabang Menulis Cerita, didampingi oleh Agustina Fatmawati, S.Pd., M.Pd., selaku guru pendamping.
FLS3N merupakan ajang festival seni dan sastra tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan sebagai wadah bagi siswa-siswi untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka di bidang seni budaya dan sastra. Kompetisi ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional, dengan tujuan menumbuhkan apresiasi seni, memupuk kreativitas, serta melahirkan generasi muda yang berkarakter dan berbudaya. Keikutsertaan perdana MTsN 1 HSU dalam ajang ini merupakan langkah berani sekaligus wujud komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, tidak hanya di bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga di bidang seni dan sastra.
Nayla Azkiya tampil memukau di atas panggung dengan membawakan lagu solo di hadapan dewan juri dan para peserta dari berbagai sekolah dan madrasah se-Kabupaten HSU. Dengan vokal yang jernih dan penghayatan yang mendalam, Nayla mampu bersaing ketat melawan peserta dari SMP-SMP yang selama ini lebih berpengalaman di ajang FLS3N, hingga mengantarkannya ke posisi Juara Harapan 2. Sementara itu, Zulfa Nor Aqila menunjukkan kemampuan literasinya melalui tulisan cerita yang sarat imajinasi dan pesan moral, hingga berhasil merebut Juara Harapan 3 cabang Menulis Cerita. Pencapaian keduanya di tahun pertama keikutsertaan madrasah ini dinilai sebagai hasil yang sangat membanggakan dan menjadi fondasi kuat untuk perjuangan di tahun-tahun mendatang.
Kepala MTsN 1 HSU, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., menyampaikan kebanggaannya atas raihan kedua siswi tersebut. “Alhamdulillah, Nayla dan Zulfa telah membuktikan bahwa siswa-siswi MTsN 1 HSU memiliki bakat dan potensi yang luar biasa di berbagai bidang. Ini adalah keikutsertaan pertama kita di FLS3N, dan langsung meraih juara di tengah persaingan dengan SMP-SMP yang sudah lebih dulu berpengalaman. Ini bukan sekadar prestasi, ini adalah sejarah bagi madrasah kita,” ujarnya.
Guru pendamping Zulfa, Agustina Fatmawati, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi keberanian dan kerja keras kedua siswi tersebut dalam menjalani debut perdana madrasah di ajang ini. “Tampil pertama kali di FLS3N bukan hal yang mudah, apalagi harus bersaing langsung dengan sekolah-sekolah yang sudah memiliki pengalaman lebih panjang. Tapi Nayla dan Zulfa tidak gentar. Mereka tampil dengan sepenuh hati dan membuktikan bahwa madrasah pun mampu bersaing di ranah seni dan sastra. Ini adalah awal yang sangat baik,” tutur Agustina.
Nayla Azkiya mengungkapkan perasaannya usai menerima penghargaan tersebut. “Saya sangat senang dan bersyukur bisa meraih Juara Harapan 2, apalagi ini pertama kalinya madrasah kami ikut FLS3N. Menyanyi di hadapan banyak orang memang menegangkan, tapi saya berusaha tampil sebaik mungkin dan menghayati setiap nada yang saya bawakan. Semoga tahun depan MTsN 1 HSU bisa mengirim lebih banyak peserta dan meraih hasil yang lebih tinggi lagi,” ucap siswi kelas VIII C tersebut.
Senada dengan Nayla, Zulfa Nor Aqila pun menyampaikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, saya tidak menyangka bisa meraih juara di keikutsertaan pertama ini. Saya sempat merasa tidak percaya diri karena peserta lain sudah lebih berpengalaman, tapi saya terus yakinkan diri untuk menulis dengan sepenuh hati. Terima kasih kepada Ibu Agustina yang sudah membimbing dan menyemangati saya. Ini membuktikan bahwa madrasah kita tidak kalah bersaing,” ujar Zulfa.
Raihan Nayla dan Zulfa di FLS3N 2026 menjadi tonggak bersejarah sekaligus melengkapi deretan prestasi gemilang siswa-siswi MTsN 1 HSU dalam berbagai ajang kompetisi sepanjang Mei 2026. Dengan modal keberanian tampil perdana dan langsung meraih penghargaan, pihak madrasah optimis keikutsertaan di FLS3N akan semakin berkembang pada tahun-tahun mendatang. MTsN 1 HSU berkomitmen untuk terus membina dan mendorong seluruh siswanya agar berani unjuk bakat, bersaing secara sportif, dan senantiasa mengharumkan nama madrasah di berbagai panggung kompetisi, baik di tingkat kabupaten maupun yang lebih tinggi. (Rep/Ft: Masitah)
