
Amuntai, HSU — Satu hari menjelang pelaksanaan acara puncak, MTsN 1 Hulu Sungai Utara menggelar geladi bersih persiapan acara Perpisahan dan Pengukuhan siswa kelas IX sekaligus Wisuda Tahfizh ke-VI Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin (18/5/2026). Bertempat di pendopo madrasah, seluruh elemen yang terlibat dalam acara — mulai dari petugas prosesi, penampil seni, paduan suara, hingga panitia teknis — memadati area pendopo untuk memastikan setiap detail perhelatan berjalan dengan lancar dan berkesan pada hari yang sesungguhnya.
Geladi bersih merupakan tahapan krusial dalam persiapan sebuah acara besar, terlebih untuk seremoni sekelas perpisahan dan wisuda yang melibatkan banyak pihak, mulai dari siswa kelas IX sebagai peserta utama, adik-adik kelas sebagai penampil, hingga tamu undangan dari unsur Kementerian Agama, komite, wali siswa, dan masyarakat sekitar. Melalui geladi bersih ini, seluruh rangkaian acara disimulasikan secara penuh sebagaimana akan berlangsung keesokan harinya, agar setiap petugas memahami peran, posisi, dan alur tugasnya masing-masing dengan baik dan tepat.
Suasana pendopo tampak dinamis namun terarah. Para siswa yang bertugas sebagai petugas prosesi wisuda berlatih berjalan dengan tertib dan khidmat, sementara kelompok penampil seni — mulai dari penari, pesilat, hingga penampil puisi dan lagu perpisahan — mengulang penampilan mereka satu per satu di bawah arahan para guru pembimbing. Panitia teknis sibuk mengecek tata suara, tata panggung, dan kelengkapan perlengkapan acara, memastikan tidak ada satu pun detail yang terlewatkan sebelum hari besar tiba.
Kepala MTsN 1 HSU, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., memantau langsung jalannya geladi bersih dan memberikan arahan kepada seluruh panitia dan peserta. “Geladi bersih ini bukan sekadar latihan biasa. Ini adalah cerminan dari seberapa serius kita menghormati momen perpisahan ini — menghormati para siswa kelas IX yang akan meninggalkan madrasah, menghormati para orang tua yang hadir, dan menghormati seluruh tamu undangan. Kita ingin acara besok berjalan dengan sempurna, khidmat, dan berkesan sepanjang masa bagi semua yang hadir,” tegasnya.
Sesi geladi bersih juga menjadi kesempatan bagi para siswa kelas IX untuk menghayati sepenuhnya makna dari momen perpisahan yang akan segera mereka jalani. Bagi sebagian besar dari mereka, inilah kali terakhir mereka menginjakkan kaki di pendopo madrasah sebagai siswa aktif MTsN 1 HSU. Tidak sedikit yang tampak larut dalam haru meskipun acara yang sesungguhnya belum dimulai — sebuah pertanda betapa dalam ikatan yang telah terjalin selama tiga tahun bersama guru, sahabat, dan lingkungan madrasah tercinta. Dengan selesainya geladi bersih yang berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik, seluruh panitia dan pihak madrasah menyatakan kesiapan penuh menyambut hari puncak pada Selasa (19/5/2026). Harapan besar disematkan agar acara Perpisahan, Pengukuhan, dan Wisuda Tahfizh ke-VI keesokan harinya benar-benar menjadi momen yang tak terlupakan — tidak hanya bagi para siswa kelas IX yang akan melanjutkan perjalanan ke jenjang berikutnya, tetapi bagi seluruh warga besar MTsN 1 Hulu Sungai Utara. (Rep/Ft: Masitah)
