
Hulu Sungai Utara, MTsN 1 HSU — Menjelang tutup semester, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTsN 1 Hulu Sungai Utara (HSU), Ahmad Yani, S.Pd., bersama Guru Bimbingan Konseling (BK) Nurul Isnaniah, S.Pd., dan Wali Kelas VIII A Darmawati, S.Ag., menggelar pertemuan khusus bersama wali siswa yang tingkat ketidakhadiran anaknya tercatat melebihi 10 persen selama semester berjalan. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang Kepala Madrasah MTsN 1 HSU pada Rabu (17/6/2026).
Salah satu wali siswa yang hadir dalam pertemuan itu adalah ayahanda dari Hidayatullah, siswa kelas VIII A yang tercatat memiliki angka ketidakhadiran cukup tinggi sepanjang semester ini. Pertemuan digelar dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan, dengan tujuan menelusuri akar permasalahan di balik rendahnya kehadiran siswa sekaligus merumuskan langkah nyata agar kondisi serupa tidak terulang di semester mendatang.
Ahmad Yani menjelaskan bahwa pemanggilan wali siswa ini merupakan bagian dari ikhtiar madrasah dalam memastikan setiap peserta didik mendapatkan hak penuh atas proses pembelajaran. “Kehadiran adalah pondasi utama dalam proses belajar. Ketika seorang siswa sering absen, ia tidak hanya kehilangan materi pelajaran, tetapi juga kehilangan kesempatan bersosialisasi dan berkembang bersama teman-temannya. Kami ingin bersama orang tua mencari solusi terbaik untuk anak,” ujar Yani.
Guru BK Nurul Isnaniah menambahkan bahwa pendekatan yang digunakan dalam pertemuan ini bersifat pembinaan, bukan sanksi. Pihak madrasah ingin memahami kondisi riil yang dihadapi keluarga siswa sebelum mengambil langkah lebih lanjut. “Kami tidak hadir untuk menghakimi. Kami hadir untuk mendengar dan membantu. Setiap anak punya cerita, dan tugas kami adalah memastikan cerita itu bisa berlanjut dengan lebih baik di semester depan,” tutur Nurul.
Ayahanda Hidayatullah yang hadir dalam pertemuan tersebut menyambut baik inisiatif pihak madrasah dan mengaku siap mendukung penuh upaya peningkatan kehadiran anaknya. “Saya berterima kasih kepada bapak-ibu guru yang masih peduli dengan anak saya. Insyaallah ke depan saya akan lebih memperhatikan dan memastikan Hidayatullah hadir setiap hari,” ucapnya.
Melalui pertemuan ini, pihak madrasah berharap terjalin komitmen bersama antara keluarga dan madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dengan sinergi yang kuat antara orang tua dan guru, MTsN 1 HSU optimistis bahwa semester baru akan menjadi babak baru bagi para siswa untuk hadir lebih konsisten, belajar lebih sungguh-sungguh, dan meraih capaian yang lebih maksimal. (Rep/Ft: Masitah)
