
Hulu Sungai Utara, MTsN 1 HSU —Sebanyak 53 siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) menyerahkan berkas persyaratan pencairan dana PIP Tahap 1 Tahun 2026 pada Rabu (24/6/2026), bertempat di depan ruang kantor guru. Para siswa menyerahkan berkas berupa fotokopi Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk orang tua atau wali, dilanjutkan dengan penandatanganan berkas sebagai bukti keikutsertaan dalam program bantuan pendidikan tersebut.
Program Indonesia Pintar merupakan program bantuan pendidikan dari pemerintah yang diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu guna memastikan mereka tetap dapat mengakses pendidikan tanpa terhambat oleh keterbatasan ekonomi. Dana PIP diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan penunjang pendidikan siswa, seperti pembelian perlengkapan belajar, seragam, dan keperluan sekolah lainnya. Pengumpulan berkas ini menjadi tahap awal yang wajib diselesaikan sebelum proses pencairan dana dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya oleh pihak madrasah bersama instansi terkait.
Ke-53 siswa penerima PIP kali ini merupakan gabungan dari dua kelompok, yakni siswa kelas IX yang telah dinyatakan lulus dan siswa kelas VIII yang baru saja naik ke kelas IX. Meskipun sebagian di antaranya telah menyelesaikan studi di MTsN 1 HSU, hak atas dana PIP tetap melekat dan wajib diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, madrasah mengupayakan agar seluruh penerima dapat segera melengkapi berkas agar proses pencairan tidak mengalami keterlambatan.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan sekaligus penanggung jawab program PIP di MTsN 1 HSU, Ahmad Makky, S.Pd.I., menjelaskan pentingnya kelengkapan berkas dalam proses pencairan dana tersebut.
“Pengumpulan berkas ini adalah langkah awal yang sangat penting. Tanpa kelengkapan dokumen seperti fotokopi KK dan KTP orang tua, proses pencairan dana PIP tidak bisa dilanjutkan. Kami berupaya menyelesaikan proses ini sesegera mungkin agar dana bantuan bisa segera sampai ke tangan siswa yang membutuhkan. Semoga dana PIP ini benar-benar bermanfaat dan meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya,” ujar Ahmad Makky.
Salah satu siswa yang turut menyerahkan berkasnya pada hari ini adalah Widya, siswi yang telah dinyatakan lulus dari MTsN 1 HSU. Meski sudah tidak lagi berstatus siswa aktif, ia tetap hadir untuk memastikan haknya atas dana PIP dapat segera diproses.
“Saya datang hari ini untuk mengumpulkan berkas supaya dana PIP saya bisa segera cair. Saya sangat berharap dana ini bisa membantu saya untuk memenuhi kebutuhan di sekolah baru nanti. Terima kasih kepada MTsN 1 HSU yang sudah membantu mengurus semuanya,” ujar Widya.
Dengan terkumpulnya berkas dari seluruh 53 siswa penerima, pihak madrasah akan segera memproses dan meneruskan dokumen tersebut kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti dalam tahap pencairan. MTsN 1 HSU berharap seluruh proses dapat berjalan lancar dan dana PIP Tahap 1 Tahun 2026 dapat segera diterima oleh para siswa yang berhak, sehingga program bantuan pendidikan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan pendidikan generasi penerus bangsa. (Rep/ Ft: Masitah)
