MTsN 1 HSU Semarakkan Lebaran Yatim 10 Muharam 1448 H dengan Penuh Kehangatan dan Kebersamaan

Hulu Sungai Utara, MTsN 1 HSU — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan Lebaran Yatim dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pendopo madrasah pada Kamis (25/6/2026), diikuti oleh 15 anak yatim dari kelas VIII dan IX, baik putera maupun puteri.

Para siswa yatim menerima uang santunan secara langsung dari pihak madrasah. Suasana semakin syahdu ketika para guru dan kepala madrasah secara bergantian mengusap kepala anak-anak yatim dengan minyak rambut — sebuah praktik sunnah yang sarat makna kasih sayang dan penghormatan kepada anak-anak yang telah ditinggal salah satu atau kedua orang tuanya.

Kegiatan ini digelar sebagai wujud nyata kepedulian madrasah terhadap siswa yang membutuhkan perhatian lebih, sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman dan empati sosial kepada seluruh warga madrasah. Momentum 10 Muharam, yang dalam tradisi Islam dikenal sebagai hari mulia untuk menyantuni anak yatim, dipilih secara sengaja agar kegiatan ini memiliki dimensi spiritual yang mendalam.

Kepala MTsN 1 HSU, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari pembentukan karakter siswa secara menyeluruh.

“Kami ingin anak-anak di madrasah ini tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap sesama. Menyantuni anak yatim di hari 10 Muharam ini adalah bentuk pendidikan hati yang tidak bisa diajarkan hanya lewat buku teks,” ujar Mujiburrahman.

Ia juga berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk saling mendukung dan mempererat ukhuwah di lingkungan madrasah, termasuk bagi siswa penyandang disabilitas yang turut dilibatkan dalam peringatan ini.

Rasa haru tak terbendung dirasakan oleh para penerima santunan. Salah satunya, Faujan, siswa kelas VIII C, mengaku kegiatan ini memberikan kehangatan tersendiri baginya.

“Saya merasa senang dan terharu. Bukan hanya karena santunannya, tapi karena bapak dan ibu guru di sini peduli dengan kami. Rasanya seperti punya keluarga besar di madrasah,” ungkap Faujan dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan Lebaran Yatim ini turut melibatkan siswa kurang mampu, menegaskan komitmen MTsN 1 HSU dalam menciptakan lingkungan madrasah yang berkeadilan dan menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga madrasah yang hadir.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MTsN 1 HSU berharap semangat kepedulian dan berbagi tidak hanya hidup di momen 10 Muharam, tetapi menjadi budaya yang mengakar dalam kehidupan sehari-hari seluruh sivitas madrasah. (Rep/ Ft: Masitah)