Bekali Murid Baru, MTsN 1 HSU Biasakan Sholat Dhuha dan Tadarus Al-Qur'an Selama MATAMUDA

Hulu Sungai Utara, MTsN 1 HSU – Selain diisi dengan berbagai materi dan kegiatan pengenalan lingkungan madrasah, rangkaian Masa Ta’aruf Madrasah (MATAMUDA) MTsN 1 Hulu Sungai Utara (HSU) yang berlangsung sejak Senin (13/7/2026) hingga Kamis (16/7/2026) juga diwarnai dengan pembiasaan ibadah harian bagi seluruh murid baru.

Setiap pagi selama pelaksanaan MATAMUDA, 86 murid baru MTsN 1 HSU diajak melaksanakan sholat Dhuha secara berjamaah yang dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an bersama, meliputi surah Yasin, Al-Waqiah, dan Al-Mulk. Kegiatan ini bertindak sebagai imam sholat sekaligus pemimpin tadarus adalah Abd. Basid, S.Pd.I., yang merupakan guru Tahfizh sekaligus guru Bahasa Arab untuk kelas VII MTsN 1 HSU.

Pembiasaan sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur’an ini sengaja dihadirkan sejak hari pertama MATAMUDA dengan tujuan memperkenalkan sekaligus membiasakan murid baru dengan rutinitas ibadah yang memang menjadi budaya harian di MTsN 1 HSU. Sebab, setelah resmi menjadi murid, kegiatan sholat Dhuha berjamaah dan tadarus Al-Qur’an di pagi hari merupakan agenda wajib yang akan terus dilaksanakan oleh seluruh murid selama menempuh pendidikan di madrasah tersebut.

Abd. Basid menjelaskan bahwa pembiasaan ibadah sejak masa MATAMUDA ini penting dilakukan agar murid baru tidak merasa asing dan dapat langsung beradaptasi dengan budaya religius madrasah begitu memasuki tahun ajaran baru.

“Kami ingin sejak awal murid baru sudah terbiasa memulai hari dengan sholat Dhuha dan tadarus, karena ini nantinya akan menjadi rutinitas mereka setiap pagi selama belajar di MTsN 1 HSU. Harapannya, kebiasaan baik ini tidak hanya berhenti di lingkungan madrasah, tapi juga terbawa dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Melalui pembiasaan sholat Dhuha berjamaah dan tadarus Al-Qur’an yang konsisten dilaksanakan sepanjang MATAMUDA ini, pihak madrasah berharap murid baru MTsN 1 HSU dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an dan kedisiplinan dalam beribadah sejak dini. (Rep/Ft: Masitah)