
Hulu Sungai Utara, MTsN 1 HSU – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menggelar upacara bendera rutin pada Senin (27/7/2026) di lapangan madrasah setempat. Bertindak sebagai pembina upacara kali ini adalah Nurul Isnaniah, S.Pd, yang merupakan guru Bimbingan Konseling (BK) MTsN 1 HSU.
Dalam amanatnya, Nurul Isnaniah menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan kebersihan hati, serta mengajak seluruh warga madrasah untuk bersama-sama menolak segala bentuk perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Ia menjelaskan bahwa kebersihan diri tidak hanya berkaitan dengan penampilan fisik, tetapi juga mencerminkan kedisiplinan dan rasa hormat terhadap diri sendiri maupun orang lain. Selain itu, kebersihan hati juga menjadi hal yang tak kalah penting untuk dijaga, sebab hati yang bersih akan melahirkan sikap saling menghargai dan menghindarkan diri dari perilaku negatif, termasuk tindakan bullying.
Sebagai guru BK, Nurul Isnaniah menilai bahwa isu bullying masih menjadi persoalan serius yang perlu terus disosialisasikan sejak dini, mengingat dampaknya yang dapat memengaruhi kondisi psikologis dan proses belajar peserta didik. Melalui amanat ini, ia berharap seluruh warga madrasah dapat lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan berani menegur atau melapor apabila menemukan tindakan perundungan.
“Kebersihan itu bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal hati. Jika hati kita bersih, kita akan lebih mudah menghargai orang lain dan menjauhi perbuatan yang menyakiti sesama, termasuk bullying,” ujar Nurul Isnaniah dalam amanatnya.
Ia menambahkan bahwa gerakan anti bullying perlu ditanamkan sebagai kesadaran bersama, bukan sekadar imbauan, agar tercipta lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling peduli antarwarga madrasah.
Melalui amanat yang disampaikan pada upacara kali ini, pihak madrasah berharap kesadaran akan pentingnya kebersihan diri, kebersihan hati, serta sikap saling menghargai dapat terus tumbuh dan menjadi budaya positif di lingkungan MTsN 1 HSU, sehingga kasus bullying dapat dicegah sedini mungkin. (Rep/Ft: Masitah)
