
HULU SUNGAI UTARA, MTsN 1 HSU — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) mengedarkan himbauan resmi kepada seluruh keluarga besar madrasah, terutama para murid, untuk senantiasa menjaga kesehatan dan menggunakan masker selama beraktivitas baik di lingkungan madrasah maupun di luar rumah. Himbauan ini disebarluaskan melalui media sosial dalam bentuk flyer pada Kamis (13/8/2026), menyusul meluasnya kabut asap akibat kebakaran lahan yang tengah melanda wilayah Kalimantan Selatan.
Kabut asap yang semakin pekat akibat kebakaran lahan di berbagai wilayah Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan kekhawatiran serius terhadap kualitas udara di sekitar madrasah. Partikel-partikel berbahaya yang terkandung dalam asap kebakaran lahan dapat mengganggu kesehatan saluran pernapasan, terutama bagi anak-anak dan remaja yang masih dalam masa pertumbuhan. Mengingat sebagian besar warga madrasah masih berada dalam rentang usia yang rentan terhadap dampak polusi udara, MTsN 1 HSU merasa perlu untuk segera mengambil langkah proaktif dengan menyebarkan himbauan kesehatan ini kepada seluruh keluarga besar madrasah.
Penyebaran himbauan melalui flyer di media sosial dipilih karena dinilai sebagai cara yang paling cepat, efektif, dan menjangkau seluruh lapisan warga madrasah secara luas, termasuk para orang tua dan wali murid yang dapat turut memantau dan mengingatkan putra-putri mereka di rumah. Melalui himbauan ini, madrasah mengajak seluruh warga untuk tidak meremehkan dampak kabut asap dan segera mengambil langkah pencegahan sederhana namun sangat penting, yakni dengan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, membatasi aktivitas fisik yang tidak perlu di luar ruangan, serta memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga daya tahan tubuh.
Guru Unit Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) MTsN 1 HSU, Fatmawati, S.Pd., menjelaskan bahwa dampak kabut asap terhadap kesehatan perlu diwaspadai sejak dini, terutama bagi warga madrasah yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan.
“Kabut asap mengandung partikel-partikel berbahaya yang sangat kecil dan mudah terhirup masuk ke saluran pernapasan. Jika dibiarkan tanpa perlindungan, dalam jangka pendek bisa menyebabkan iritasi mata, batuk, sesak napas, hingga memperparah kondisi bagi yang memiliki riwayat asma atau alergi. Kami sangat menganjurkan seluruh warga madrasah untuk selalu memakai masker saat berada di luar ruangan dan segera melapor ke UKS apabila merasakan gangguan kesehatan sekecil apapun agar bisa segera mendapatkan penanganan,” ujar Fatmawati.
Kepala MTsN 1 HSU, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa kesehatan seluruh warga madrasah menjadi prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan di tengah situasi kabut asap yang semakin mengkhawatirkan ini.
“Kami sangat peduli dengan kesehatan seluruh warga madrasah, terutama para murid yang setiap hari beraktivitas di lingkungan madrasah. Kabut asap akibat kebakaran lahan ini bukan sesuatu yang bisa kita anggap sepele karena dampaknya terhadap kesehatan pernapasan sangat nyata. Kami mengajak seluruh keluarga besar MTsN 1 HSU untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas, baik di dalam maupun di luar madrasah, dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis apabila mengalami gangguan kesehatan. Kesehatan kita semua adalah tanggung jawab bersama,” ujar Mujiburrahman.
Melalui himbauan yang disebarluaskan lewat media sosial ini, MTsN 1 HSU berharap seluruh warga madrasah dan keluarga mereka dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat dan tidak meremehkan ancaman kesehatan yang ditimbulkan oleh kabut asap. Madrasah juga berharap kondisi udara di wilayah Kalimantan Selatan segera membaik sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar dan aktivitas madrasah dapat kembali berjalan dengan normal, nyaman, dan penuh semangat.(Rep/Ft: Masitah)
