MTsN 1 HSU Gelar Uji Coba Olimpiade Madrasah Indonesia, Tiga Bidang Studi Diujikan Serentak

Hulu Sungai Utara, MTsN 1 HSU- Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan uji coba Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 pada Sabtu (5/9/2026). Kegiatan ini digelar di ruang Multimedia madrasah setempat dan diikuti oleh murid-murid terbaik yang telah lolos seleksi internal untuk mewakili madrasah pada tiga bidang studi, yaitu Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Uji coba dilaksanakan dalam tiga sesi berbeda sesuai bidang studi masing-masing. Sesi Matematika berlangsung pukul 07.30–09.30 WITA, dilanjutkan sesi IPA pukul 13.00–15.00 WITA, dan ditutup dengan sesi IPS pukul 15.30–17.30 WITA. Seluruh rangkaian uji coba dilaksanakan secara daring (online) melalui aplikasi Computer Based Test (CBT) OMI yang diakses menggunakan laptop masing-masing satuan kerja (satker).

Untuk bidang Matematika, tiga murid yang mengikuti uji coba adalah Salsa Agustina dari kelas VII C, Nazwa Azkia dari kelas IX B, dan Sofwatunnisa dari kelas VIII A. Pada bidang IPA, madrasah menurunkan Zakiyah dari kelas IX C, Zahra Munifa Afifah dari kelas VIII D, dan Salsabila dari kelas VIII B. Sementara itu, pada bidang IPS, tiga murid yang tampil adalah Zulfa Nor Aqila dari kelas IX B, Amelia Hayati dari kelas VIII B, dan Wardina dari kelas IX A. Seluruh murid tersebut didampingi oleh guru pembina, Agustina Fatmawati, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan uji coba ini merupakan langkah persiapan sebelum murid-murid mengikuti pelaksanaan ujian OMI yang sesungguhnya, yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (8/9/2026) di tempat yang telah ditentukan oleh panitia penyelenggara. Melalui simulasi ini, madrasah berupaya memastikan setiap murid terbiasa dengan sistem CBT, manajemen waktu pengerjaan soal, serta kesiapan mental sebelum berkompetisi di ajang yang sebenarnya.

Kepala MTsN 1 HSU, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., mengatakan bahwa uji coba ini penting dilakukan agar murid tidak mengalami kendala teknis maupun psikologis saat pelaksanaan ujian yang sebenarnya.

“Uji coba ini kami laksanakan supaya anak-anak terbiasa dengan sistem aplikasi CBT dan tidak kaget lagi saat ujian yang sesungguhnya nanti. Kami berharap seluruh murid yang mewakili madrasah bisa tampil maksimal dan membawa prestasi terbaik untuk MTsN 1 HSU,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, guru pendamping, Agustina Fatmawati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan murid dalam mengikuti OMI.

“Kami sudah melakukan pembinaan secara intensif kepada murid-murid ini jauh sebelum uji coba dilaksanakan. Harapannya, hasil uji coba hari ini bisa menjadi evaluasi agar mereka lebih siap lagi menghadapi ujian sesungguhnya pada 8 September nanti,” katanya.

Salah satu peserta, Salsa Agustina, murid kelas VII C yang untuk pertama kalinya mengikuti seleksi dan berhasil terpilih sebagai perwakilan MTsN 1 HSU pada bidang Matematika, mengaku senang sekaligus sedikit gugup mengikuti uji coba tersebut.

“Ini pengalaman pertama saya ikut seleksi seperti ini, jadi rasanya senang tapi juga deg-degan. Semoga apa yang sudah saya pelajari bisa saya kerjakan dengan baik saat ujian yang sebenarnya nanti,” ucapnya.

Kegiatan uji coba OMI ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi seluruh murid MTsN 1 HSU untuk tampil optimal pada pelaksanaan ujian resmi mendatang, sekaligus mengukir prestasi yang membanggakan bagi madrasah di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia 2026. (Rep/Ft: Masitah)