

Hulu Sungai Utara, MTsN 1 HSU – Tim riset dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menembus 30 besar tingkat Nasional dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset 2026. Prestasi ini diraih lewat karya riset berjudul “Eko-Tahfiz 360°: Pengembangan Media Virtual Tour Berbasis Eko-Tafsir Al-Qur’an untuk Membentuk Karakter Ekologis Murid” yang diusung dalam tema Ekoteologi: Keislaman dan Keilmuan.
Pengumuman hasil seleksi tersebut diterima pada Selasa (5/9/2026) setelah rangkaian proses penilaian yang diselenggarakan secara daring oleh panitia OMI Riset 2026. Tim riset MTsN 1 HSU beranggotakan tiga orang, yaitu Zulfa Nor Aqila, Zakiyah, dan Lidia, di bawah bimbingan Agustina Fatmawati, S.Pd., M.Pd.
Keberhasilan menembus 30 besar Nasional ini menjadi langkah awal bagi tim untuk melaju ke tahap selanjutnya. Pada 11 September 2026 mendatang, tim akan mengikuti tahap presentasi yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting di hadapan dewan juri tingkat Nasional.
Riset yang diangkat oleh tim ini lahir dari keprihatinan terhadap minimnya media pembelajaran yang mampu memadukan nilai-nilai keislaman dengan kesadaran ekologis secara interaktif. Melalui pengembangan media virtual tour berbasis eko-tafsir Al-Qur’an, tim berharap dapat menghadirkan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya memperkuat pemahaman tahfiz, tetapi juga menumbuhkan karakter peduli lingkungan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Hasil akhir yang diharapkan dari riset ini adalah terciptanya model pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan secara luas untuk membentuk generasi yang religius sekaligus peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Kepala MTsN 1 HSU, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian tersebut.
“Ini adalah kebanggaan bagi kami seluruh keluarga besar MTsN 1 HSU. Prestasi ini membuktikan bahwa madrasah mampu bersaing di tingkat Nasional dengan mengangkat riset yang memadukan nilai keislaman dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Mujiburrahman.
Senada dengan hal tersebut, Agustina Fatmawati selaku pembimbing tim riset mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan proses panjang yang telah dilalui bersama.
“Alhamdulillah, perjuangan tim dalam menyusun riset ini membuahkan hasil. Semoga pada tahap presentasi nanti tim dapat tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik untuk madrasah,” kata Agustina.
Sementara itu, Lidia, salah satu anggota tim riset, mengaku bersyukur dan optimistis menghadapi tahap presentasi yang akan datang.
“Kami sangat bersyukur bisa masuk 30 besar Nasional. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempersiapkan diri sebaik mungkin menjelang presentasi pada 11 September nanti,” ucap Lidia. (Rep/Ft: Masitah)
