
Hulu Sungai Utara_MTsN 1 HSU— Sebanyak 15 murid Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil meraih medali dalam ajang Islamic Science Competition (ISC) yang diselenggarakan oleh Digniti Kalimantan Selatan. Prestasi ini diraih pada tiga bidang lomba, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Pelaksanaan Olimpiade tersebut dilaksanakan di pendopo madrasah pada hari Jumat (28/8/2026) dan hasilnya diumumkan di hari sabtu (29/8/2026). Dari hasil kompetisi, satu murid berhasil menyabet tiga medali emas sekaligus di tiga bidang berbeda, yakni Muhammad Hasbi, yang mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas pada cabang Matematika, IPS, sekaligus IPA.
Selain Muhammad Hasbi, sejumlah murid lain turut mengharumkan nama madrasah dengan meraih medali perak dan perunggu. Di bidang IPS, Mutia Ramadhani dan Annisa Muthaharah masing-masing meraih medali perak. Sementara itu, medali perunggu diraih oleh Nayla Azkia, Salwaussyifa, Mariyati, Nazwa Azkia, dan Wardina di bidang Matematika; Zulfa Nor Aqila dan Zakiyah di bidang IPS; serta Zid Rizky Athaya, Najwatul Zahra, Zahra Munifa Afifah, Muhammad Firas, dan Nor Wira Shalehah di bidang IPA.
Kepala Madrasah MTsN 1 HSU, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., mengungkapkan bahwa keikutsertaan dalam ISC Digniti merupakan bagian dari upaya madrasah untuk mengasah kemampuan akademik murid sekaligus membangun budaya kompetitif yang sehat di lingkungan pendidikan berbasis Islam. Menurutnya, ajang seperti ini penting untuk mengukur sejauh mana daya saing murid MTsN 1 HSU di tingkat regional.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa murid-murid kami mampu bersaing secara akademik tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas madrasah. Kami berharap capaian ini dapat memotivasi murid lain untuk terus meningkatkan semangat belajar,” ujar Mujiburrahman.
Guru pendamping sekaligus pembina murid dalam ajang tersebut, Agustina Fatmawati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa proses persiapan menuju kompetisi telah dilakukan secara intensif melalui pembinaan dan pendalaman materi di luar jam pelajaran reguler. Ia berharap hasil ini dapat menjadi pijakan bagi madrasah untuk terus mencetak prestasi di ajang-ajang serupa pada masa mendatang.
“Kami melakukan pembinaan khusus sebelum lomba agar murid benar-benar siap secara materi maupun mental. Hasil ini melebihi target yang kami tetapkan, dan ke depan kami akan terus mendorong murid-murid berprestasi lainnya untuk ikut serta di kompetisi tingkat yang lebih tinggi,” kata Agustina.
Sementara itu, Muhammad Hasbi, murid yang berhasil meraih tiga medali emas sekaligus, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan guru pembimbing serta kedisiplinan dalam belajar.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih emas di tiga bidang sekaligus. Ini semua berkat bimbingan guru dan doa orang tua. Semoga prestasi ini bisa memotivasi teman-teman lain untuk lebih semangat belajar,” ungkap Hasbi.
Pihak madrasah berharap prestasi yang diraih pada ISC Digniti Kalimantan Selatan ini dapat menjadi awal yang baik untuk terus melahirkan generasi murid yang unggul secara akademik maupun karakter, sekaligus memperkuat citra MTsN 1 HSU sebagai lembaga pendidikan Islam yang kompetitif di tingkat regional. (Rep/Ft: Masitah)
